Macapat

Apa yang dinamakan Macapat?

Tembang (arti : Lagu) Macapat adalah salah satu dari jenis tembang dalam Budaya Jawa. Tembang dalam Budaya Jawa ada tiga macam yaitu, Tembang Ageng, Tembang Tengahan, Tembang Macapat.

Mengapa dinamakan Macapat?

Asal kata Macapat ada yang mengartikan kata tersebut berasal dari kata Maca (arti : Baca) dan kata Cepet (arti : Cepat) sehingga menjadi kata gabungan Macapet. Karena Macapat harus memperhatikan keindahan suara dan vokal saat membacanya, akhirnya kata Macapat berubah menjadi Macapat. Dari sini bisa dipahami bahwa macapat merupakan lagu yang dibaca dengan cepat.

Kapan Macapat mulai ada? Siapa pencipta tembang Macapat?

Tembang Macapat sudah ada sejak zaman Majapahit, tetapi semua sekaligus dengan enam tembang Tengahan. Menurut Tedjohadisumarto, tembang Macapat diciptakan oleh Prabu Dewawasesa alias Prabu Banjaransari pada 1191 Tahun Jawa atau Tahun 1269 Masehi (Prawiradisastra, 1997:101).

Nama-nama dan arti tembang Macapat!

Tembang Macapat secara keseluruhan (11 tembang atau lagu) isinya menggambarkan kepada kita tentang siklus hidup manusia, dari mulai kandungan sampai dengan meninggal. Sistematika hidup manusia inilah yang digambarkan oleh Tembang Macapat.Berikut nama-nama dan penjelasan tembang macapat :

  1. Mijil : Menggambarkan bayi lahir
  2. Kinanthi : Bayi yang semakin membesar dan perlu dilatih berjalan (Jawa : Ditiah)
  3. Sinom : Anak-anak yang telah menjadi remaja
  4. Asmarandana : Masa mulai mengenal cinta
  5. Dandanggula : Mulai merasakan keindahan dan manisnya cinta
  6. Gambuh : Menikah dan mulai membangun keluarga
  7. Maskumambang : usia yang semakin tua, tetapi masih belum mantap antara kehidupan dunia dan akhirat, masih labil terbawa suasana.
  8. Durma : Sudah mulai memiliki kemantapan hati dalam urusan akhirat
  9. Pangkur : Usia yang semakin menua dan hatinya sudah meninggalkan urusan dunia
  10. Megatruh : meninggal (pisah antara badan dan ruh)
  11. Pucung : Jasad yang dibungkus menggunakan kain kafan menjadi pocong

Sumber: https://www.candrajunie.com/2017/11/macapat-dan-unsurnya.html


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas